Meski ketiganya akan membuat Madrid rugi besar jika dijual, kepergian Gareth Bale yang menjadi pemain termahal Los Blancos nampaknya akan jadi yang paling disayangkan mengingat bintang Wales tersebut telah berjasa besar di Liga Champions (UCL) dan domestik belakangan ini.
Sebelum menjadi pahlawan Madrid di final UCL, Bale sudah mengalami salah satu titik terendah dalam karirnya bersama Los Blancos. Seperti yang diketahui, di awal musim Bale cuma jadi pemain penyakitan alias tukang cedera yang sudah membuat Madrid sangat jengah.
Maklum, gaji Bale merupakan salah satu yang termahal di klub sementara ia sering absen karena cedera. Usai sembuh, masalah makin menjadi karena ia justru dilecehkan oleh Zidane yang berulangkali membuangnya seperti sampah saat pertandingan penting. Padahal Bale masih sangat produktif dan jadi salah satu top skor Madrid kala itu.
Kini datangnya Lopetegui sekalipun takkan membuat niat Bale untuk hengkang berubah. Sayap kilat nan tajam tersebut kabarnya telah mantap pindah ke Manchester United. Ini berarti Bale menolak klub jagoan Eropa seperti Chelsea, Bayern, dan Liverpool yang akhir-akhir ini sangat sering dikaitkan dengannya.
sumber

