Seperti dilansir Tribunnews.com (03/09/18), Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Bahtiar, menyebut, pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut terpilih Edy Rahmayadi dan Musa Rajekshah akan dilakukan pada Rabu 5 September mendatang.
Hal itu juga bakal menjadi tanggal bagi FIFA untuk melakukan pembekuan kembali PSSI. Ini disebabkan karena Edy Rahmayadi bakal melakukan double job menjadi Gubernur Sumatera Utara dan Ketua PSSI karena tidak meletakkan jabatan sebagai ketua PSSI atau tidak menerima pengangkatan dirinya sebagai Gubernur Sumatera Utara, dan itu sudah disebutkan oleh FIFA tidak boleh.
Bila ketua PSSI, Edy Rahmayadi benar-benar melakukan double job tersebut maka PSSI bakal dibekukan FIFA, dengan alasan double job dan tentu akan merugikan pesepakbolaan di Indonesia lagi.
Hal ini tentu tidak boleh terulang lagi karena dulu kita juga pernah dibekukan oleh FIFA tapi akhirnya dicabut setelah adanya pembicaraan intens antara pemerintah, PSSI dan FIFA.
Dan ketika PSSI kita dibekukan banyak sekali kemunduran yang terjadi di pesepakbolaan kita, dan juga akan banyak pemain dan ofisial dari seluruh klub yang bakal menganggur lagi.
Jadi, akan elok rasanya kalau ketua PSSI saat ini tidak akan melakukan double job seperti yang dikatakan FIFA agar pesepakbolaan Indonesia tetap berjalan, dan bakal lebih baik kedepannya dan tidak akan dibekukan oleh FIFA
sumber


