Namun ternyata nama Joao Felix tidak bisa disepelekan begitu saja. Di usia mudanya, beberapa klub elit Eropa sudah berbondong-bondong menginginkan jasanya. Manchester United, Arsenal, Paris Saint-Germain, dan AC Milan adalah klub-klub yang sudah mengendus bakat hebat Felix.
Oleh karena itulah Benfica selaku pemilik jasa Joao Felix tak tanggung-tanggung untuk memasukan nilai klausul pelepasan kontrak sang pemain sebesar 52 juta Poundsterling atau setara 977 miliar Rupiah, seperti dilaporkan Thesun.co.uk (13/04/2018).
Kemampuannya mulai terasah ketika Felix menimba ilmu di akademi Porto sejak usianya delapan tahun. Namun performanya kala itu dirasa kurang memuaskan sehingga dilepas Porto di tahun 2014. Paska dilepas Porto, Felix mulai berlabuh ke klub rival, Benfica, dan memulai debutnya di tim B di bulan September 2016.
Kini di musim keduanya bersama tim B Benfica, Felix sudah mencetak tujuh gol, termasuk hattrick ketika timnya menang 5-0 atas FC Famalicao Januari silam. Penampilannya langsung menarik minat para scout dari banyak klub Eropa.
Sekaligus membuat Benfica langsung memagari pemainnya dengan nilai hampir 1 triliun. Joao Felix sendiri kini diikat kontrak hingga tahun 2022 atau hingga ada klub yang mau membayar sebesar 977 miliar Rupiah.
Tapi dengan kini dirinya telah menunjuk seorang agen kelas kakap, Jorge Mendes sebagai agennya, rasanya hanya tinggal menunggu waktu saja sampai Benfica kehilangan pemain mudanya tersebut. Mendes adalah orang membuat Benfica kehilangan Axel Witsel dan Ederson dengan harga yang fantastis.
sumber


